Tinjauan
sederhana mengenai ikatan kovalen
Pentingnya struktur
gas mulia
Pada tingkatan yang sederhana seberapa penting
struktur gas mulia terletak pada struktur elektronik gas mulia
seperti neon atau argon yang memiliki delapan elektron pada
tingkat energi terluarnya (atau dua elektron pada kasus helium).
Struktur gas mulia tersebut merupakan gagasan secara keseluruhan
dalam suatu cara "yang diinginkan" untuk menjelaskan atom supaya
dimengerti.
Kamu mungkin akan memperoleh kesan yang kuat bahwa
ketika atom-atom bereaksi satu sama lain, atom-atom tersebut berusaha
untuk mencapai struktur gas mulia.
Setelah dicapai struktur
gas mulia melalui pen-transfer-an elektron dari satu atom ke atom yang
lainnya seperti pada ikatan ionik, hal ini juga memungkinkan bagi atom
untuk mencapai struktur yang stabil melalui pembagian (sharing) elektron
untuk menghasilkan ikatan kovalen.
Beberapa molekul kovalen
yang sangat sederhana
Klor
Sebagai
contoh, dua atom klor dapat mencapai struktur stabil melalui pembagian
(sharing) elektron tunggal yang tidak berpasangan yang mereka miliki
seperti pada diagram.
Kenyataan bahwa satu atom klor
digambarkan dengan elektron yang ditulis dengan tanda silang dan atom
yang lainnya dengan tanda titik adalah bentuk penyederhanaan untuk
menunjukkan dari mana saja semua elektron itu berasal. Pada kenyataannya
tidak ada perbedaan diantara keduanya.
Dua atom klor dapat
dikatakan bergabung malalui ikatan kovalen. Alasan bahwa kedua atom klor
tetap bersatu adalah pasangan elektron yang sudah dibagikan (shared)
ditarik menuju inti kedua atom klor.
.
Hidrogen
Atom hidrogen hanya mambutuhkan dua
elektron pada level terluarnya untuk mencapai struktur gas mulia
helium. Sekali lagi, ikatan kovalen mengikat dua atom secara
bersamaan karena pasangan elektron ditarik menuju kedua inti.
Hidrogen
klorida
Hidrogen memiliki struktur helium, dan
klor memiliki struktur argon.
Ikatan kovalen
Kasus
yang terjadi disini tidak berbeda dari tinjauan yang sederhana
Satu hal yang perlu diubah adalah terlalu tergantung pada konsep
struktur gas mulia. Kebanyakan dari molekul sederhana yang kamu
gambarkan pada faktanya seluruhnya memiliki atom dengan struktur
gas mulia.
Sebagai contoh:
Setara dengan molekul yang lebih rumit
seperti PCl
3, tidak terdapat masalah. Pada kasus ini, hanya
elektron terluar saja yang ditunjukkan untuk tujuan
penyederhanaan. Tiap atom pada struktur ini memiliki elektron pada
lapisan yang lebih dalam 2,8. Sekali lagi, semuanya yang ada
memiliki struktur gas mulia.
Kasus dimana tinjauan sederhana
melepaskan permasalahan
Boron trifluorida, BF3
Sebuah atom boron hanya memiliki 3
elektron pada tingkat terluarnya, dan kondisi ini tidak memungkinkan
bagi boron untuk untuk mencapai struktur gas mulia melalui sharing
elektron yang sederhana. Apakah ini suatu masalah? Tidak. Boron
membentuk jumlah ikatan yang maksimum yang dapat dilakukannya pada
keadaan ini, dan struktur ini merupakan struktur yang benar.
Sejumlah energi dilepaskan ketika terbentuknya ikatan kovalen. Karena
energi menghilang dari sistem maka hal ini menjadikannya lebih stabil
setelah terbentuknya seluruh ikatan kovalen. Hal ini diikuti, oleh
karena itu, atom akan cenderung untuk membentuk ikatan kovalen sebanyak
mungkin. Pada kasus boron dalam BF
3, tiga ikatan yang
terbentuk merupakan suatu kemungkinan yang maksimum karena boron hanya
memiliki 3 elektron untuk dibagikan ke yang lain.
Fosfor(V)
klorida, PCl5
Pada kasus fosfor lima ikatan
kovalen adalah sesuatu hal yang memungkinkan – seperti pada PCl
5.
Fosfor membentuk dua senyawa klorida – PCl
3 and PCl
5.
Ketika fosfor dibakar dalam klor keduanya dapat terbentuk – produk
utama yang dihasilkan tergantung pada seberapa banyak klor yang
digunakan. Kita sudah melihat struktur dari PCl
3.
Diagram PCl
5 (seperti diagram PCl
3 sebelumnnya)
hanya menunjukkan elektron terluarnya saja.
Harus diperhatikan bahwa fosfor
sekarang memiliki 5 pasang elektron pada tingkat terluarnya –
tentu saja tidak memenuhi struktur gas mulia. Kamu dapat
menggambarkan PCl
3 pada tingkatan GCSE dengan memuaskan,
tetapi akan terlihat menghkawatirkan untuk menggambarkan PCl
5.
Kenapa kadang-kadang fosfor melepaskan diri dari struktur gas
mulia dan membentuk lima ikatan? Supaya dapat menjawab pertanyaan
tersebut kita perlu menjelajahi terlebih dahulu batas-batas A’level
syllabuses. Hal ini jangan dijadikan penghalang! Hal ini tidak terlalu
sulit, dan ini sangat berguna jika kamu mencoba untuk memahami ikatan
pada beberapa senyawa organik yang penting.
Tinjauan yang
lebih rumit mengenai ikatan kovalen Ikatan pada metana,
CH4
Apakah ada yang salah dengan gambar
titik-silang ikatan pada metana?
Kita memulainya dengan
metana karena metana merupakan kasus yang paling sederhana yang
menggambarkan ringkasan dari proses yang rumit. Kamu akan
mengingat bahwa gambar titik-silang metana akan tampak seperti berikut.
Terdapat ketidakcocokan yang cukup
serius antara struktur diatas dan struktur modern dari karbon,, 1s
22s
22p
x12p
y1.
Struktur modern menunjukkan bahwa terdapat 2 elektron tidak berpasangan
untuk dibagikan (share) kepada hidrogen, sebagai pengganti 4
elektron yang dibutuhkan.

Kamu
dapat melihat hal berikutnya dengan lebih mudah yaitu dengan
menggunakan notasi elektron dalam kotak. Hanya tingkat-2 saja yang
ditunjukkan. Elektron 1s
2 terletak terlalu kedalam atom untuk
dilibatkan dalam ikatan. Hanya elektron 2p yang secara langsung
dapat digunakan untuk sharing elektron. Kemudian kenapa metana
bukan CH
2?
Promosi elektron

Ketika
ikatan terbentuk, energi dilepaskan dan sistem menjadi lebih stabil.
Jika karbon lebih membentuk 4 ikatan dibanding 2 ikatan, dua kali lipat
energi dilepaskan dan karena itu molekul yang dihasilkan menjadi lebih
stabil.
Hanya terdapat perbedaan energi yang kecil antara
orbital 2p dan 2s, dan karena itu menjadikan karbon untuk
menyediakan sejumlah kecil energi untuk mempromosikan elektron
dari 2s ke 2p yang kosong untuk memberikan 4 elektron tidak
berpasangan. Kelebihan energi dilepaskan ketika pembentukan ikatan
lebh dari sekedar untuk menggantikan energi yang masuk.
Sekarang
kita memiliki 4 elektron tak berpasangan yang siap untuk berikatan,
muncul masalah yang lain. Pada metana semua ikatan karbon-hidrogen
adalah identik, akan tetapi elektron yang kita miliki berada pada
dua orbital yang berbeda. Kamu tidak akan memperoleh empat ikatan
yang identik kecuali kamu memulainya dari empat orbital yang
identik.
Hibridisasi

Elektron
tersusun kembali dengan sendirinya dalam proses yang disebut dengan
hibridisasi. Proses hibridisasi mereorganisasi elektron menjadi empat
orbital hibrida yang identik yang disebut dengan orbital hibrida sp
3
(karena orbital hibrida tersebut berasal dari satu orbital s dan tiga
orbital p). Kamu harus membaca "sp3" dengan "s p tiga" – bukan "s p
kubik".

Orbital
hibrida sp
3 terlihat sedikit seperti setengah bagian orbital
p, dan orbital-orbiatal tersebut tersusun kembali dengan sendirinya
dalam jarak tertentu karena itu terpisah sejauh mungkin. Kamu dapat
menggambarkan inti pada pusat tetrahedron (piramida dasar segitiga)
dengan orbital-orbital yang mengarah ke sudut. Supaya lebih jelas, inti
digambarkan dengan ukuran yang jauh lebih besar dari ukuran sebenarnya.
Apa
yang terjadi ketika ikatan terbentuk?
Harus diingat bahwa
elektron yang dimiliki oleh hidrogen terletak pada orbital 1s ?
jarak daerah simetris berbentuk bola di sekeliling inti dimana
terdapat kemungkinan (katakanlah 95%) untuk menemukan elektron. Ketika
ikatan kovalen terbentuk, orbital atomik (orbital pada tiap atom)
bergabung untuk menghasilkan orbital molekul yang baru yang
mengandung pasangan elektron yang menimbulkan ikatan.
Empat orbital molekul terbentuk,
terlihat seperti hibrida sp
3, tetapi dengan inti hidrogen
melekat pada tiap cuping. Tiap orbital mengikat 2 elektron yang
telah kita gambarkan sebelumnya dengan tanda titik dan silang.
Prinsipnya meliputi – promosi elektron jika dibutuhkan, kemudian
hibridisasi, diikuti dengan pembentukan orbital molekul – dapat
diaplikasikan pada tiap molekul yang berikatan kovalen.
Ikatan
pada fosfor klorida, PCl3 dan PCl5
Apakah
ada yang salah dengan tinjauan sederhana mengenai PCl3?
Diagram berikut hanya menunjukkan elektron (ikatan) terluar saja
Tidak ada yang salah dalam hal ini!
(meskipun tidak ada catatan untuk bentuk molekul sebagaimana mestinya).
Jika kamu meninjau hal ini dengan tinjauan yang lebih modern, alasannya
akan seperti ini:
Fosfor memiliki struktur elektronik 1s
22s
22p
63s
23p
x13p
y13p
z1.
Jika kita hanya memperhatikan elektron terluar seperti “elektron
dalam kotak†maka:
Terdapat tiga elektron tak berpasangan
yang dapat digunakan untuk membentuk ikatan dengan tiga atom klor.
Keempat orbital tingkat-3 mengalami hibridisasi untuk
menghasilkan empat hibrida sp
3 yang sebanding seperti pada
karbon – kecuali salah satu diantara orbital hibrida tersebut
mengandung pasangan elektron mandiri.
Masing-masing dari ketiga atom klor
tersebut kemudian membentuk ikatan kovalen dengan menggabungkan orbital
atomik yang mengandung elektron tak berpasangan dengan salah satu
elektron yang tak berpasangan yang dimiliki fosfor untuk membentuk 3
orbital molekul.
Kamu mungkin heran apakah semuanya ini cukup
menyulitkan! Sebenarnya tidak! Kesulitan ini hanya dengan PCl
5
saja.
Apakah ada yang salah dengan tinjauan sederhana
tentang PCl5?
Kamu akan mengingat bahwa
gambar titik-silang PCl
5 terlihat aneh karena fosfor tidak
berakhir pada kondisi yang sama dengan struktur gas mulia. Diagram
berikut juga hanya menunjukkan elektron terluar saja.
Pada kasus ini, tinjauan yang lebih
modern membuat sesuatu kelihatan lebih baik dengan menghilangkan segala
sesuatu yang menimbulkan kekhawatiran tentang struktur gas mulia.
Jika fosfor membentuk PCl
5 maka yang pertama dilakuakan
adalah menurunkan 5 elektron tak berpasangan. Hal ini berlangsung
melalui promosi salah satu elektron pada orbital 3s ke orbital
yang memiliki energi lebih tinggi berikutnya.
Orbital yang memiliki
energi lebih tinggi yang mana? Salah satu orbital 3d. Kamu mungkin
mengira hal tersebut menggunakan orbital 4s karena orbital ini yang
pertama diisi sebelum 3d ketika atom disusun dari awal. Tidak begitu!
Berbeda ketika kamu menyusun atom pada tempat pertama, orbital 3d selalu
dihitung sebagai orbital yang memiliki energi lebih rendah.
Hal ini membiarkan fosfor dengan
susunan elektron:
Sekarang elektron tingkat-3 disusun
ulang (terhibridisasi) dengan sendirinya untuk memberikan orbital
hibrida, semuanya memiliki energi yang setara. Orbital-orbital tersebut
disebut dengan hibrida sp
3d karena menunjukkan asal mula
orbital hibrida tersebut.
Elektron di tiap orbital tersebut
kemudian berbagi (share) ruang dengan elektron dari lima atom klor untuk
membuat lima orbital molekul yang baru – dan karena itu terbentuk lima
ikatan kovalen.
Kenapa fosfor membentuk kelebihan dua ikatan?
Ini berawal dari penggunaan sejumlah energi untuk mempromosikan
elektron, yang mana lebih disukai daripada mengantinya kembali
ketika terjadi pembentukan ikatan yang baru. Secara sederhana, hal
ini menguntungkan secara energetik bagi fosfor untuk membentuk
kelebihan ikatan.
Keuntungan dari pendapat seperti ini
terletak pada suatu jalur yang mengabaikan pertanyaan secara menyeluruh
apakah kamu dapat memperoleh struktur gas mulia, dan karena itu kamu
tidak perlu khawatir tentang hal ini.
Senyawa non-eksis –
NCl5 Nitrogen berada pada golongan yang sama
dengan fosfor pada tabel periodik, dan kamu mungkin mengira bahwa
nitrogen membentuk senyawa yang sama. Pada faktanya, tidak
terbentuk! Sebagai contoh, keberadaan senyawa NCl
3 itu ada,
tetapi tidak dengan NCl
5.
Nitrogen memiliki struktur
elektronik 1s
22s
22p
x12p
y12p
z1.
Alasan kenapa NCl
5 tidak eksis adalah nitrogen membentuk
lima ikatan, nitrogen dapat mempromosikan salah satu elektron 2s.
Masalahnya adalah tidak terdapat orbital 2d untuk mempromosikan
elektron ke dalamnya – dan perbedaan energi ke tingkat berikutnya
(orbital 3s) terlalu besar.
Pada kasus ini, kemudian, energi
dilepaskan ketika kelebihan ikatan yang terbentuk tidak cukup
untuk menggantikan energi yang diperlukan untuk mempromosikan
elektron – dan karena itu promosi elektron tidak terjadi.
Atom akan
membentuk banyak ikatan sebanyak yang mungkin dan ini menguntungkan
secara energetik.