Saturday, October 5, 2013

Sejarah Ilmu Biologi



Ilmuan Biologi ada banyak sekali, beberapa diantaranya bahkan berjasa tidak hanya dibidang Biologi tetapi juga dibeberapa disiplin ilmu yang lain seperti Fisika, Kimia dan sebagainya. Sebab pada jaman dulu pada umumnya para ilmuan tidak hanya menguasai satu bidang ilmu saja tetapi berbagai cabang disiplin ilmu.
Ilmuwan biologi
Louis Pasteur penemu proses pasteurisasi
Tokoh Penemu Biologi atau Ilmuwan Biologi yang sudah dikenal dan sering dipublikasikan namanya antara lain Gregor Johann Mandel, Louis Pasteur, Charles Darwin, Lazzaro Spallanzani, Karl Lamdsteiner,Sir Alexander Fleming dan Antoni van Leeuwnhoek.

Ilmuwan Biologi terkenal tersebut masing-masing telah memberikan sumbangsih yang sangat penting dalam perkembangan ilmu biologi. Bahkan beberapa diantaranya adalah sebuah cikal bakal atau titik awal perkembangan ilmu biologi modern yang saat ini semakin pesat.

Penemu Biologi ini kerap dijuluki sebagai bapak dari ilmu atau disiplin ilmu hasil temuannya sebagai contoh, bapak Genetika untuk Gregor Johann Mendel karena jasanya dalam teori-teori Genetika.

Sejarah dan biografi singkat penemu dan hasil temuannya di Bidang Biologi beberapa Ilmuwan adalah sebagai berikut :
1. Carolus Linnaeus (1707-1778)
Carolus Linnaeus adalah seorang pekerja yang tekun, teliti dan ulet.  Merupakan salah satu pencetus metode ilmiah modern dalam penamaan dan pengklasifikasian tumbuhan dan hewan. Linnaeus lahir di Swedia, salah satu temuannya yang luar biasa adalah metode penamaan dengan menggunakan sistem penggolongan binomial.
2. Charles Darwin (1809-1799)
Charles Darwin adalah seorang ilmuwan yang lahir di Inggris.  Salah satu teorinya yang terkenal adalah  tentang evolusi melalui seleksi alam.  Teorinya ini disimpulkan dari hasil perjalanannya ke kepulauan Galapagos.  Hasil penemuannya tersebut diterbitkan dalam buku berjudul "The Origin of Species by Natural Selections"
3. Antoni van Leeuwenhoek (1632-1723)
Antoni van Leeuwenhoek adalah seorang ilmuwan berkebangsaan Belanda. Ia adalah seorang ahli mikroskop dan merupakan orang pertama yang melihat bakteri.
4. Lazzaro Spallanzani (1729-1799)
Lazzaro Spallanzani adalah ilmuan berkebangsaan Italia yang mengemukakan bahwa pernapasan tidak hanya terjadi di dalam paru-paru melainkan juga terjadi disemua sel jaringan tubh. Pernyataan lain yang terkenal dari Lazzaro Spallanzani adalah bahwa darah berfungsi untuk mendistribusikan oksigen dan mengumpulkan karbon dioksida.
5. Gregor Johann Mendel (1822-1884)
Gregor Johann Mendel juga dikenal sebagai bapak Genetika. Ia merupakan ilmuan kelahiran Austria. Sumbangsihnya dalam Biologi khususnya Genetika adalah Hukum-hukum yang menjelaskan cara penurunan ciri-ciri khas suatu organisme dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Dua hukumnya yang terkenal yaitu Hukum Mendel I dan hukum Mendel II.
6. Karl Landsteiner (1868-1943)
Karl Landsteiner merupakan ilmuan Austria, Ia adalah tokoh penemu yang menemukan sistem penggolongan darah 0,A,B dan AB yang memungkinkan proses transfusi darah dengan aman.
7. Sir Alexander Fleming (1881-1955)
Salah satu ilmuan kelahiran Skotlandia. Penemuannya yang paling terkenal adalah penisilin, sejenis antibiotik yang dihasilkan oleh jamur Penicillium notatum. Dengan adanya hasil temuannya kini ada banyak jenis antibiotik penisilin yang bisa membantu pengobatan manusia dari berbagai jenis bakteri berbahaya.
8. Louis Pasteur (1822-1895)
Pastourisasi adalah salah satu proses sterilisasi yang diambil dari nama penemu kelahiran Prancis ini. Ia berhasil menemukan cara mencegah pembusukan makanan khsususnya susu dengan proses pemanasaan pada suhu tertentu.


Dalam biologi, sel adalah kumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup dan merupakan unit penyusun semua makhluk hidup. Sel mampu melakukan semua aktivitas kehidupan dan sebagian besar reaksi kimia untuk mempertahankan kehidupan berlangsung di dalam sel. Kebanyakan makhluk hidup tersusun atas sel tunggal,[  atau disebut organisme uniseluler, misalnya bakteri dan ameba.
Makhluk hidup lainnya, termasuktumbuhan, hewan, dan manusia, merupakan organisme multiseluler yang terdiri dari banyak tipe sel terspesialisasi dengan fungsinya masing-masing. Tubuh manusia, misalnya, tersusun atas lebih dari 10 sel. Namun demikian, seluruh tubuh semua organisme berasal dari hasil pembelahan satu sel. Contohnya, tubuh bakteri berasal dari pembelahan sel bakteri induknya, sementara tubuh tikus berasal dari pembelahan sel telur induknya yang sudah dibuahi.
Sel-sel pada organisme multiseluler tidak akan bertahan lama jika masing-masing berdiri sendiri. Sel yang sama dikelompokkan menjadi jaringan, yang membangun organ dan kemudian sistem organ yang membentuk tubuh organisme tersebut. Contohnya, sel otot jantung membentuk jaringan otot jantung pada organ jantung yang merupakan bagian dari sistem organ peredaran darah pada tubuh manusia. Sementara itu, sel sendiri tersusun atas komponen-komponen yang disebut organel.
Sel terkecil yang dikenal manusia ialah bakteri Mycoplasma dengan diameter 0,0001 sampai 0,001 mm sedangkan salah satu sel tunggal yang bisa dilihat dengan mata telanjang ialah telur ayam yang belum dibuahi. Akan tetapi, sebagian besar sel berdiameter antara 1 sampai 100 µm (0,001–0,1 mm) sehingga hanya bisa dilihat dengan mikroskop.Penemuan dan kajian awal tentang sel memperoleh kemajuan sejalan dengan penemuan dan penyempurnaan mikroskop pada abad ke-17. 
Robert Hooke pertama kali mendeskripsikan dan menamai sel pada tahun 1665 ketika ia mengamati suatu irisan gabus (kulit batang pohon ek) dengan mikroskop yang memiliki perbesaran 30 kali.Namun demikian, teori sel sebagai unit kehidupan baru dirumuskan hampir dua abad setelah itu oleh Matthias Schleiden dan Theodor Schwann. Selanjutnya, sel dikaji dalam cabang biologi yang disebut biologi sel.


















0 comments:

Post a Comment